Ikan Nila yang Nyaris Menelan Nyawa

Jakarta – Berhati-hatilah saat menyantap sesuatu. Jangan sampai kejadian seperti yang dialami wanita ini kamu alami.
Ceritanya, seorang wanita harus dibawa ke rumah sakit setelah mengonsumsi olahan ikan nila yang belum matang. Ia bahkan hampir meninggal.


Dikutip dari detikFood, wanita bernama Laura Barajas itu mengalami kejadian tragis setelah mengonsumsi ikan nila atau tilapia fish yang ia beli di sebuah supermarket di San Jose, California, Amerika Serikat, lapor mirror.co.uk (18/9).

Laura Barajas membeli ikan tilapia atau ikan nila, kemudian memasaknya sendiri. Namun, ikan nila yang dipilihnya ternyata terkontaminasi bakteri dan ia tidak memasaknya dengan matang.

Konsumsi ikan nila yang tidak matang itu membuat kesehatannya memburuk. Tidak diketahui dengan jelas gejala awalnya, tetapi menurut salah satu teman, Laura hampir saja meninggal dunia karena insiden tersebut.

Temannya, Anna Messina, mengungkap kalau Laura mengalami sepsis (komplikasi berbahaya akibat respons tubuh terhadap infeksi). Hal itu membuat jari, kaki, dan bibirnya hitam.

Setelah dilakukan pengecekan, tim medis yakin kondisinya seperti ini karena ia mengalami infeksi yang disebabkan oleh bakteri vibrio vulnificus. Bakteri ini umumnya ditemui pada makanan yang masih mentah atau di air laut. Bakteri ini memang terkenal menjadi infeksi bakteri yang sangat diperingatkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Menurut laporan CDC, sekitar 150-200 kasus terjadi karena infeksi yang sama. Lima diantaranya pun meninggal dunia akibat infeksi tersebut. Mereka yang memiliki masalah imunitas pun bisa lebih riskan jika terkena infeksi bakteri berbahaya ini.

Bakteri tersebut bisa ditularkan dari kontaminasi satu makanan ke makanan lain. Dalam menanggapi hal ini, Dr. Natasha Spottiswoode memperingatkan, seseorang dapat terinfeksi bakteri dengan dua cara. Pertama mengonsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri. Kedua, ada luka yang terkena air dimana bakteri itu tumbuh.

Oleh karena itu, Dr, Natasha menyarankan, bagi mereka yang memiliki luka sebaiknya menghindari merendam luka dalam air, sampai luka benar-benar sembuh. Seseorang dengan sistem imun rendah juga sebaiknya memperhatikan hal-hal ini dan hindari aktivitas dan makanan yang membahayakan.


Setelah berbulan-bulan berada di rumah sakit karena insiden ini, Laura pun terpaksa perlu menjalani operasi amputasi agar nyawanya bisa terselamatkan.

Ikan tilapia atau ikan nila tidak berbahaya jika dikonsumsi dalam batas wajar. Namun, jika berlebihan dan cara mengolahnya tidak benar, konsumsinya tentu bisa membahayakan kesehatan seseorang. Ikan nila mengandung omega-3. Jika kandungan ini terlalu banyak dikonsumsi, bisa meningkatkan risiko asma, arthritis, depresi, hingga jantung, lapor pinhome.id.


#beritaterkini
#beritaviral#judionline#judislot#promojudi#slotgacor#slotonline

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *